search

Rabu, 18 November 2009

(Sebuah Renungan) Jangan Merasa Diri lebih Baik Dari Orang Lain



Sebuah kapal karam ditengah laut karena dihantam badai & ombak hebat. Hanya dua orang lelaki yang bisa menyelamatkan diri & berenang kesebuah pulau kecil yang gersang.
Dua orang uyang selamat itu tak tahu apa yang harus dilakukan. Namun,mereka berdua yakin bahwa tak ada yang dapat dilakukan kecuali berdoa. Untuk mengetahui doa siapa yang paling dikabulkan. Mereka sepakat untuk membagi pulau kecil itu menjadi dua wilayah. dan mereka tinggal sendiri-sendiri berseberangan didua sisi pulau tersebut.
Doa pertama mereka panjatkan,mereka memohon agar diturunkan makanan. Esok harinya,lelaki A melihat sebuah pohon penuh buah-buahan tumbuh disisi tempat tinggalanya. Sedangkan didaerah tempat tinggal si B tetap kosong.
Seminggu kemudian lelaki A merasa kesepian & memutuskan untuk berdoa agar diberikan seorang istri. Keesokan harinya ada kapal yang karam & asatu-satunya penumpang yang selamat adalah seorang wanita yang berenang & terdampar disisi tempat lelaki A itu tinggal. Sedang disisi tempat tinggal lelaki B tetap saja tak ada apa-apa.
Segera saja lelaki A ini berdoa memohon rumah,pakaian & makanan. Keesokan harinya,seperti keajaiban saja. Apa yang diminta hadir untuknya. Sedang lelaki B tetap saja tidak mendapatkan apa-apa.
Akhirnya,lelaki A ini berdoa meminta kapal agar dia & istrinya dapat meninggalkan pulau itu. Pagi harinya mereka menemukan sebuah kapal tertambat disisi pantainya. Segera saja si lelaki A beserta istrinya naik keatas kapal & siap-siap untuk berlayar meninggalkan pulau itu. Iapin memutuskan meninggalkan lelaki B yang tinggal disisi lain pulau itu.
Menurutnya,memang lelaki B itu tak layak menerima berkah tersebut karena setiap doanya tak pernah terkabulkan.
Begitu kapal siap berangkat,lelaki A ini mendengar suara dari langit menggema "Hai,mengapa engkau meninggalkan rekanmu yang ada disisi lain pulau ini??" suara itu berucap.
"Berkahku hanya milikku sendiri,karena hanya doakulah yang dikabulkan!!" Jawab lelaki A ini dengan angkuhnya.
"Doa lelaki temanku itu tak satupun dikabulkan. maka ia tak layak mendapatkan apa-apa!"
"Kau salah!!!"
Suara itu membentak tinggi.
"Tahukah kau bahwa rekanmu itu hanya memiliki satu doa! Dan semua doanya terkabulkan. Bila tidak,maka kau takkan mendapatkan apa-apa!!"
"Katakanlah padaku!"
Tanya lelaki A itu.
"Doa macam apa yang ia panjatkan sehingga aku harus merasa berhutang atas semua ini padanya??"
Si suara menjawab
"Ia berdoa agar semua doamu dikabulkan!!"

Renungan:
Kesombongan apakah yang menbuat kita merasa lebih dari yang lain?
Sadarilah betapa banyak orang yang telah mengorbankan segala segala sesuatu demi kejayaan kita. Tak selayaknya kita mengabaikan peranan orang lain & janganlah menilai seseorang/sesuatu hanya dari "Yang terlihat saja"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar